Thursday, March 12, 2009

Aku Bertahan - Rio Febrian

Sedih…
Ku tahu kini perasaanmu…
kepadaku..

Sedih..
Saat engkau tak yakin kepadaku..
akan cintaku..

Jalan Berliku takkan membuatku..
Menyerah akan cinta kita..

Tatap mataku dan kau akan tahu..
semuanya yang kurasakan..

Aku bertahan karna ku yakin cintaku kepadamu..
sesering kau coba tuk mematikan hatiku..
takkan terjadi karna ku tahu kau hanya untukku..

aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Tatap mataku dan kau akan tahu…
Semuanya yang kurasakan….

Aku bertahan karna ku yakin cintaku kepadamu..
sesering kau coba tuk mematikan hatiku..
takkan terjadi karna ku tahu kau hanya untukku..

Aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Aku bertahan ku akan tetap pada pendirianku
sekeras kau coba tuk membunuh cintaku..
dan aku tahu kau hanya untukku…

Monday, September 22, 2008

Buka Bersama Fasilkom 2001 @Nux's

Untuk kedua kalinya, pada tanggal 20 Sept 2008, rumah Ninuk di Cilandak ketempatan untuk berbuka bersama teman2 kuliah S1 Fasilkom UI angkatan 2001..

Oh ya, kebetulan juga Nux ultah belum lama ini, yaitu tgl 14 Sept 2008. So, met ultah yah Nux . Moga sukses & sehat selalu... Terima kasih telah membolehkan kita2 menempati rumah Nux untuk berbuka bersama teman2..

Foto2 yang diambil dengan kamera digital gw sudah gw upload di facebook gw:
http://www.new.facebook.com/album.php?aid=36923&l=aa89d&id=701617884.

Tahun ini jumlah teman2 yang datang berbuka puasa lebih sedikit dari tahun lalu, tapi teteup fun koq .

Sunday, September 14, 2008

CCNA 1 & 2: Peras Tenaga & Pikiran

Pelatihan ccna 1 & 2 untuk instruktur yang sudah dijalani gw di Teknik Elektro UI selama 2 minggu (3-13 Sept'08) berakhir Sabtu kemarin, ditutup dengan Skills Exam yang kurang ciamik hasilnya, karena nilainya tidak sempurna dan gw lah yang membuat tim gw memperoleh nilai yang tidak memuaskan itu, yaitu 92. Sedangkan 2 tim lain mendapat nilai 94 & 100.

Kelompok gw selesai dalam 2 jam (itupun terpaksa disudahi karena instruktur mau pake router untuk kelas Student), sedangkan 2 tim lain bisa selesai kurang dari 1,5 jam (dan tanpa kesalahan pula). Beruntunglah kami mendapat instruktur yang murah nilai sehingga kami bisa mendapat nilai segitu .

Kesalahan2 yang tim kami perbuat adalah (sbg pelajaran di masa depan) :

1. Tidak melihat warning ttg serial 1 dari Router 1 yang ditempel gede2 di atas Router 1.

Warning itu begini: Serial 0 OK, Serial 1 BAD, dll..
Andai saja kita dari awal merhatiin bahwa Serial 1 BAD alias gak bisa dipake, mestinya nih yaaaa.... kita ganti aja interface Serial dengan Serial yang lain.. misal Serial 2 & 3...

Gara2 gak melihat warning itu, waktu kita terbuang percuma buat ganti kabel terus (usaha pertama, yang ternyata bukan solusi), nge-restart Router 1 (usaha kedua).. Eh.. malah, stlh Router 1 di-restart, semua konfigurasi hilang.. stres sih gak sih kita.. jadilah kita mengulang konfigurasi Router 1 dari awal lagi..

2. Di Router 3, gw lupa nge-set "default-information originate"
Akibatnya, Router 4 gak bisa di-ping dari Router 1 & 2..

3. Di Router 4, gw salah nge-set wildcard mask untuk interface loopback 1. Seharusnya diset 0.0.3.255... eh gw malah nge-set 0.0.0.3.. lupa kalau /22 itu octet ketiga..
Akibatnya, interface loopback 1 itu gak bisa di-ping deh dari Router 1,2,3 :(

Huhuhuhu... malunya dirikuwh..


Pelatihan kloter kami terdiri dari 9 orang, yaitu Pak Bambang & Pak Tasmi (dosen dari Fasilkom UNSRI), Pak Saharuddin (dosen Fasilkom mana gituh), Pak Edwin (gak tau dr mn), Saleh & Ardiansyah (mhs dari Teknik Komputer UI angkt '05 & '06), Tomy (mhs dari Teknik Elektro UNILA), Mas Elvian (konsultan TI yang sedang gawe di FT UI, dulunya alumni Teknik Elektro angkt '97) dan gw (dari FTI YARSI).

Saat Skills Exam, kami terbagi mjd 3 tim, dikarenakan jumlah router yang terbatas.
Tim 1 tdd: Pak Bambang, Pak Tasmi, dan Pak Edwin (nilai 94, jam 10.00 - 11.15)
Tim 2 tdd: Pak Saha, Saleh, dan Ardi (nilai 100, jam 11.15 - 12.30)
Tim 3 tdd: Mas Elvian, Tomy, dan gw (nilai 92, jam 12.30 - 14.30)
Sudah kelompok terakhir, masa dapat nilai lebih kecil dari tim 1 & 2 yang mulai lebih dulu.

Soal ujian Skills Exam sebetulnya tidak terlalu sulit, hanya saja harus teliti dalam subnetting & konfigurasi (ya iyalah, itu intinya gitu looh!!). Ketiga tim diberikan topologi jaringan yang sama, hanya IP-nya yang berbeda. Oh iya, IP yang diberikan adalah 190.190.0.0/16 (IP class B) dmn jumlah user tiap jaringan bisa ribuan sampai puluhan ribu. So, kita harus teliti dalam subnetting IP tersebut..

Topologi jaringan terdiri dari 4 router, R1, R2, R3, dan R4 dengan koneksi sbb: R1-R2-R3-R4 (R1 & R4 paling ujung). Di R1 & R2 digunakan protokol EIGRP 100, sedangkan di R3 & R4 digunakan protokol OSPF. Untuk R2 & R3 anggap terhubung ke ISP shg di R2 & R3 dipasang default route untuk ke ISP.

Oh iya, selain Skills Exam, kelas saat creemping UTP cable jg berkesan bagiku. Pasalnya, saya baru pertama kali creemping kabel saat itu, hehe... Yang saya creemping adalah UTP cross cable, yang bisa menghubungkan devices yang sama jenisnya, seperti PC & PC, atau router & PC (non-console).

Menurut gw, instruktur dari Teknik Elektro UI ini oke banget (ya iyalah jam terbang mereka sudah banyak). Intsruktur kami ada 3 orang, walaupun yang tertulis di online-nya cuma 2 ajah (primary & secondary). Karena gw mengikuti pelatihan ccna 1 & 2 untuk instruktur, so gw menyadari bhw setelah gw selesai pelatihan ini, gw selanjutnya harus buka kelas (mengajar, red) ccna 1 & 2 di fti yarsi.... Mampu gak ya gw ngajar seperti 3 instruktur itu??
Apakah gw bisaaaa????


-Gw di depan ruang ujian- -Tools untuk creemping cable-

-Cross-over UTP cable hasil creemping gw-

Friday, September 05, 2008

CCNA dan Hal-hal Lain

Sementara gw sedang mengikuti pelatihan CCNA di Teknik Elektro UI selama 10 hari (tgl 3 - 13 September 2008), teman2 kantor mengabari 2 hal yang kurang memuaskan / menyenangkan...

Pertama, tentang keputusan ketua yayasan yang membatalkan keputusannya terdahulu, padahal kita (FTI YARSI) sudah memenuhi persyaratannya itu.. sedangkan fakultas lainnya tidak memenuhinya..

Kedua, tentang permintaan (atau pemaksaan?!) dari sebuah perusahaan yang kepalanya sama dengan kepala tempatku bekerja untuk menjadi developer di perusahaan itu.. tidak boleh menolak karena akan berdampak di pekerjaanku yang sebagai dosen tetap di FTI.. Huh!! sebel deh.. masa harus ngoding lagi, bikin sistem lagi.. Hal yang sudah lama kutinggalkan ini setelah aku menjadi dosen, sekarang harus digeluti lagi..

Arrrggghhh... sebel sebel sebel..

Ah, sudahlah, 2 hal itu dipikirkan nanti saja setelah pelatihan CCNA yang kuikuti ini kelar.. Tetap saja ilmu nomor satu, hidup CCNA!! *susah banget euy ujiannya*

Monday, August 04, 2008

ESQ Training In-House Profesional @ Grha 165


Saya bersama seluruh dosen di Universitas YARSI (FK, FTI, FPsi, FE, dan FH) melaksanakan dan merasakan ESQ Training selama 3 hari, tgl 1-3 Agustus 2008 di Ruang Gibraltar, Menara 165.

Ini merupakan kado dari YARSI untuk seluruh dosen... Biaya ESQ Training untuk Profesional adalah 1,8jt/orang. Bayangkan, kemarin itu yang ikut pelatihan dari YARSI ada 153 orang...

Trainer kami adalah kader dari Ary Ginanjar, yaitu Fahrul Jamal. Trainer kami ini didampingi oleh 2 orang, yaitu Arman dan Putra.

It's great moment, guys!

Di sana kami... bersenang-senang (pakai gaya ngomong trainer-nya, hehehe) . Dalam training ini, terdapat 12 sesi. Setiap hari terdiri dari 4 sesi. Setiap sesinya mempunyai makna tersendiri, disertai dengan permohonan ampun kepada Allah SWT yang sering kali membuahkan tangisan dan rintihan2 kepada Ya Rabb..

Dari 12 sesi, aku hanya tersentuh/menangis pada 10 sesi: hari pertama 3 sesi, hari kedua 2 sesi, dan hari terakhir 1 sesi.. Mengapa semakin hari tangisku semakin berkurang? Mungkin karena lelah, dan sudah habis air mataku, hehe .

Pokoknya, gak rugi deh ikut ESQ Training ini!!!

Tuesday, July 01, 2008

Gak Bawa Uang di Saat yang Tidak Tepat

Pagi ini aku pergi ke Bank Mandiri dekat rumah (cab Jkt Pondok Bambu) untuk membeli token Internet Banking, tapi karena ada gangguan satelit, semua cs Mandiri offline saat ini, o la la.. Aku juga sempat melirik ke ATM Bank.. antriannya panjang sekali..

Setelah dari Bank, aku naik JT02 seperti biasa. Kukeluarkan novel yang baru kubeli yang judulnya "TRAVELERS' TALE Belok Kanan: Barcelona!" dari dalam tas, maksudnya untuk dibaca saat di angkot. Iseng-iseng kubuka dompetku, o la la lagi, dompetku kosong, tak ada duit sepersen pun.. Waduh waduh waduh... Tenang, Riri.. Cari dulu di tas, mungkin selembar atau dua lembar ribuan nyelip di antara buku-buku di tas. Jantungku berdegup kencang... Kucari di dalam tas, aku tidak menemukannya! Lalu kubuka rietsleting kantong depan tasku, alhamdulillah 3 lembar seribuan teronggok di sana.. Trima kasih Ya Allah..

Sekarang waktu untuk memutar otak.. di mana aku harus berhenti untuk mengambil uang di ATM.. Pemberhentianku (bila normal tidak terjadi apa2) adalah di depan Tip Top Rawamangun.. Di dekat situ ada ATM Mandiri, namun uang yang kumiliki sekarang hanya 3rb, padahal ongkos ke sana adalah 3.500. Berarti aku harus mencari ATM Mandiri dalam jarak kurang dari 3rb rupiah (jarak == uang!)..

Sepanjang perjalanan di JT02, kubuka mata.. mungkin ada ATM Mandiri saat perjalanan ini.. Giant Pondok Bambu sudah lewat, padahal ada ATM Mandiri di sana! Cari ATM yang lain saja, karena jalan menuju ATM di dalam Giant rada jauh..

Angkot JT02 melewati sebuah Bank Mandiri, dimana kulihat di ATM-nya sedang mengantri beberapa pelanggan.. wah wah.. ngantri lumayan lama nich.. Tapi ndak papa lah, dari pada aku dihardik oleh sopir JT02 karena ongkosku kurang. Kulihat pesan di depan Bank Mandiri, bahwa cs-nya sedang offline karena gangguan satelit. Rupanya benar2 semua cs Mandiri sedang offline.. Sehariankah offline-nya?

Setelah sekitar 20 menit, akhirnya aku memegang sedikit uang yang kuambil dari ATM..
untuk bayar ongkos angkot ke kantor dan untuk makan.. Angkot dibayar dengan 50rb-an? Ummm.. aku harus tukar uang dulu nih supaya ada pecahan uang yang lebih kecil.. Aku putuskan masuk ke dalam Bank Mandiri dan minta tukar uang ke teller-nya.
Selanjutnya, aku melanjutkan perjalanan ke kantor..

Hikmah kejadian:
1. Jangan lupa ngecek dompet sebelum bepergian! Ini kebiasaan yang jarang kulakukan.. Jadi terjadi deh kejadian ini..
2. Selipkan uang di kantong2 tas, jadi kalau kejadian seperti ini terjadi, kita MUNGKIN membutuhkan uang yang terselip itu, hehehe..

Thursday, June 19, 2008

Seminggu @Batam,Spore,Malaysia

Foto2 lebih lengkap ada di Multiply.

Seru banget perjalanan kali ini... Gw dan Mbak Lily bermaksud menghadiri Workshop Malindo2008 di MMU, Cyberjaya, Malaysia pada tanggal 12-13 Juni 2008. Kami mulai berangkat dari Jakarta tgl 10 Juni dan balik lagi ke Jakarta tgl 15 Juni demi "riset tambahan" kami. Berikut kronologis singkat dari perjalanan kami.

Tgl 10 Juni - Berangkat naik Batavia Air dengan rute Jkt-Batam yang delay 2 jam... Keberangkatan jam 7 pagi di-delay menjadi jam 9.. Sebeeeel... Jadi kesiangan dech nyampe di Spore.. hu-uh..

Tgl 10-11 Juni - Trus gak berencana nginep di Spore, tapi ternyata malah nginep dan tidur di sofa di flat Derry & Aal di Bukit Batok, Spore.

Tgl 11 Juni - Perjalanan dari Spore ke Johor Bahru (JB), Malaysia yang melelahkan karena naik-turun bis di imigrasi Spore & Malaysia dengan menenteng koper dan tas yang beratz...

Tgl 11 Juni - Trus dari JB ke Kuala Lumpur (KL) yang menemui hambatan berupa pecahnya ban bis yang saya & Mbak Lily tumpangi. Perjalanan yang seharusnya 4-5 jam malah molor mjd 7-8 jam karena harus nunggu bis lain yang juga ke KL (3 jam kami menunggu)..

Tgl 12 Juni - Seminar Malindo hari-1 sampai sore, dilanjutkan dengan Welcome Dinner sampai jam 10 malam. Jam 12 malam gw baru mulai latihan presentasi, nekad ya!!

Tgl 13 Juni - Gw mempresentasikan 2 paper dengan seadanya karena minimnya latihan... huaaaa... gak lagi2 deh gak latihan!!

Tgl 14 Juni - Jalan-jalan ke Genting Highland yang dingiiiiin banged.. Gw dan Mbak Lily gak bawa jaket karena jaket kami sudah kotor dan bau saat perjalanan dari Batam ke Spore.
Pulang dari Genting Mbak Lily pusing dan mual beratz.. Apalagi bis yang membawa kami menuruni Genting, berjalan dengan ngebut dan penuh manuver..

Tgl 15 Juni - Pagi harinya alhamdulillah Mbak Lily sudah segar.. Meski tidak bisa naik ke jembatan skybridge di Twin Tower, tapi kami sempat berfoto di depan Twin Tower... Perjalanan dari hotel ke Twin Tower kami tempuh dengan taksi.

Setelah dari Twin Tower kami belanja kerudung di dekat Masjid Jamek.. Oh No, liat2 dompet, uang kami sekarat!! Stop belanja!!

Untuk kembali ke hotel kami di Bukit Bintang, kami harus ke KL Sentral.. Nanya security toko coklat dmn, mereka blg ada di KL Sentral.. Maka, dengan terpaksa Mbak Lily menukar SGD mjd MYR (ringgit) demi belanja coklat... Ouoooo... Kami belanja coklat di toko Famous Amos di KL Sentral.. Perjalanan dari Twin Tower - Masjid Jamek - KL Sentral kami tempuh dengan tren (Malay) / kereta (Indo).

Setelah dari KL Sentral, kami naik monorail menuju hotel di Bukit Bintang. Kami minta setengah jam kpd resepsionis untuk packing..

Jam 12.45 kami check-out dari hotel dan menuju KL Sentral dengan taksi. Dr KL Sentral sampai Bandara KLIA LCCT, kami naik Bis Aerobus jam 13.15 - 14.15.

Sampai di LCCT, lagi2 kami harus menunggu lama, karena pesawat AirAsia yang kami tumpangi delay 1 jam!!